Buka Rapat Pleno Tim TPAKD, Bupati Sergai: Percepatan Akses Keuangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Serdang Bedagai – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) lahir sebagai forum koordinasi yang sangat penting bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam percepatan akses keuangan daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Sergai H Darma Wijaya dalam sambutannya saat membuka Rapat Pleno Tim TPAKD di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (8/7/2021).

Hadir juga dalam acara, Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, Kepala BPS Sergai, Kepala Bank Sumut Cabang Sei Rampah, Asisten Ekbangsos Ir H Kaharuddin, MM, para Kepala OPD dan undangan lainnya.

“ Percepatan akses keuangan bagi masyarakat baik di desa maupun kelurahan sudah tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mendukung Tanah Bertuah Negeri Beradat sebagai Kabupaten yang Maju Terus: Mandiri, Sejahtera dan Religius,” ungkapnya.

Sedangkan kehadiran TPAKD di Sergai antara lain bertujuan untuk, pertama; mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat melalui inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian Sergai, kedua; mendorong adanya aliansi strategis dan peran serta lembaga pemerintah pusat, OPD maupun lembaga keuangan baik itu perbankan maupun lembaga keuangan non bank dalam rangka perluasan akses keuangan di Kabupaten Sergai.

Selanjutnya yang ketiga, menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, keempat; mendukung optimalisasi potensi sumber dana dalam rangka memperluas menyediakan pendanaan produktif untuk pengembangan UMKM Sergai dan yang terakhir membiayai sektor pembangunan prioritas serta mendukung program peningkatan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, terang Bupati.

“ Saya berharap program kerja TPAKD di Sergai bisa mengoptimalkan potensi unggulan daerah seperti wisata tematik, pertanian, kelautan maupun budaya,” harapnya.

Selain itu, lanjut Bupati, UMKM di Kabupaten Sergai juga perlu mendapat sentuhan pola-pola pendekatan digital marketing, Ia percaya untuk kualitas dan mutu produk serta jasa yang dihasilkan cukup bersaing dengan produk luar daerah maupun produk impor. Pasar Bengkel contohnya sempat menjadi kiblat wisata belanja makanan dan kerajinan tradisional di Sumatera Utara (Sumut), ujarnya.

Kemudian, katanya lagi, petani dan peternak lokal bisa ditunjukkan oleh tingkat keberhasilan program asuransi ternak dan asuransi padi daerah tersebut, dan sangat mungkin berakhir manis terciptanya peluang ekspor produk UMKM berbasis agrobisnis.

“ Saya yakin dan percaya tingkat literasi dan inklusi keuangan sangat mempengaruhi indeks pembangunan manusia (IPM) di Kabupaten Sergai. Nilai IPM adalah barometer keberhasilan pembangunan yang kita laksanakan. Tingginya IPM berkorelasi positif dengan tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja OPD dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (tri)

No comments yet! You be the first to comment.

Your email address will not be published.